Rabu, 10 Desember 2008

Resesi Strategi Amerika????


Inilah topik diskusi yg lagi hangat-hangatnya waktu mata kuliah EKonomi dan Penilaian...
Resesi merupakan akal-akalan Amerika...
Spekulasi ini timbul karena akibat dari resesi ini yg membawa dampak negatif bagi negara-negara di dunia, baik itu negara besar maupun kecil. Terutama Jepang dan Cina. Namun untuk Cina, ini malah jadi keuntungan karena Cina dianggap sebagai panutan baru dalam hal ekonomi mikronya.
Balik lagi ke soal resesi sebagai akal-akalan Amerika, setelah resesi, nilai dollar US naik dibanyak negara. Walaupun nilai saham Amerika turun tetapi nilai dollar naik. Dan dengan terjun bebasnya harga minyak dunia, menjadikan berkah tersendiri bagi Amerika, karena satu-satunya cara agar negara lain dapat menguatkan nilai mata uangnya yaitu dengan meningkatkan ekspor nya. 
Dan ini menjadi indikasi bagi para ekonom bahwa resesi ekonomi dunia ini merupakan taktik Amerika dalam rangka dapat terus menguasai perekonomian dunia, dan meredam Cina yg mulai bangkit perekonomiannya (dalam hal ini Asia).
Mungkin agak ribet ya bacanya, gw aja bingung dengan apa yg gw tulis. Tapi yg pasti, kamu bisa ngasih pendapat kamu tentang resesi dunia disini, biar selain menambah ilmu teman-teman yg lain, juga melatih cara berpikir kritis kita sebagai anak standar Internasional.

3 komentar:

anak padjajaran mengatakan...

walopun ambo anak komunikasi,,,ambo dak pernah lepas dari yang namanya isu global,,,n berkat buku alan greenspan ambo jadi lumayan ngerti kek yang namonyo sistem ekonomi...haha
"hidup kapitalisme pasar!!!"

back to bahasa indonesia

nah, kalau benar resesi merupakan akal2an amerika, the fed bener2 sudah keterlaluan
karena mereka mngorbankan hajat hidup orang banyak demi kemajuan ekonomi mereka, termasuk warga negara mereka sendiri
memang sih dollar naik di banyak negara, tapi poundsterling n euro lebih naik lagi
pound=16000an
euro=15000an
Yen=12000an
dollar=11000an
nah, masa amerika rela negara2 lain ikut dapet keuntungan?
kayanya ga bgt deh...haha
tapi ada satu hal yang mengusik saya
yaitu sejak kapan resesi mulai terjadi dan apa penyebab awalnya
nah, entah mengapa saya tidak bisa mengingat kapan amerika mulai menuai krisis, dan saya juga kurang tahu penyebab awalnya
jika admin tahu, mungkin saya bisa memberi tanggapan lebih lanjut...(enak ya yang belajar ekonomi,,,,jadi pengen,,,haha)
tapi kalo menurut saya mungkin tuduhan ini terlalu dibuat2,,,tentu saja, manusia selalu mengagung2kan teori konspirasi,,,,haha
kenapa saya bilang terlalu dibuat2?
yah, karena the fed sendiri tidak mungkin mengorbankan kesejahteraan rakyatnya, meskipun the fed adalah sebuah komisi yang independen, tidak terkait langsung dengan pemerintah dan tidak di bawah pengawasannya pula
dan itu juga kalau resesi benar2 seperti yang diperkirakan the fed, kalau tidak? misalnya, lebih parah?
jika begitu resesi tidak akan hilang secara cepat, malahan dampaknya akan terasa hingga lama
tapi ini pun sebuah perkiraan seorang mahasiswa fikom yang berlagak jadi ekonom, jadi tidak ada kredibiltas nyata dalam tulisan saya ini
tapi sebelum benar2 ada bukti yang konkrit, saya tidak mau mengakui segala tuduhan dan semua bantahan
terlebih lagi saya salah satu pengagum ekonomi amerika yang dinamis, dan beraliran kapitalisme pasar
seperti kata Adam Smith, "dalam pasar bebas ada tangan tak terlihat yang membimbing pelaku pasar untuk meningkatkan ekonomi, meskipun sebenarnya aktifitasnya hanyalah manifestasi pemuasan hasrat pribadi"
bravo Adam Smith,,,
regards.

XII IPA SI blog mengatakan...

Krisis di Amerika berawal dari bisnis properti yg begitu menggiurkan. (berhubung ambo anak penilai, khususnyo penilai properti). percepatan kenaikan nilai properti semakin tinggi, sehingga orang-orang amerika banyak yg menginvestasikan hartanya di bidang ini. Hal ini juga dipemudah dengan pemberian kredit yg makin lues dari bank-bank amerika (salah satunya lehmann brothers).
Karena sudah terlalu banyak yg beralih dengan membeli properti dan meminjam kredit dari bank2, akibatnya pasar ini mengalami gangguan, harga properti yg meroket mengakibatkan konsumen dibidang ini turun drastis. Akibatnya banyak penginvestasi properti yg merugi dan tidak dapat membayar kreditnya. Kredit-kredit macet inilah yg menghancurkan n meluluhlantahkan bank-bank di Amerika. dimulai dari jatuhnya bank-bank inilah ekonomi kapitalis Amerika hancur....

XII IPA SI blog mengatakan...

dan akhirnya, karena amerika yg ekonomi nya sedang carut-marut membutuhkan banyak dollar untuk negaranya. Akibatnya, dollar pun tidak dikeluarkan keluarnegeri lagi (dlm bentuk import,) bahkan lebih kepada mengembalikan semua dollar yg ada di LN (termasuk Indonesia). Karena dollar yg sedikit sedangkan permintaan banyak, maka nilai-nilai mata uang yg lain pun ikut turun terhadap dollar(dollar semakin mahal, hukum permintaan-penawaran). Walaupun mata uang yen n yg lainnya cendrung menguat, tetapi ekonomi mereka turut mengalami penurunan, karena indeks ekonomi (yg ditentukan oleh banyak dollar) menjadi turun.
Itulah mengapa akhir-akhir ini ekonomi sariah dan maa uang dinar mulai didengung-dengungkan. Karena mata uang dinar (yaitu emas) nilainya akan tetap disemua negara. Ekonomi pun akan lebih stabil, dan pastinya indeks eko indonesia bakal ikut naik...

Peace >>>>>>

Happy Ramadhan

Powered By Blogger